Paprika

Sayuran

Paprika

Paprika adalah sayuran berwarna-warni dengan rasa manis yang bisa jadi tambahan seru dan bergizi untuk menu Si Kecil. Rasanya yang lembut dan teksturnya yang empuk setelah dimasak bikin disukai anak-anak, dan kandungan vitaminnya melimpah untuk mendukung tumbuh kembangnya yang sehat.1

PTim Pemberian Makan PippinDitinjau oleh spesialis pemberian makan · Diperbarui Juli 2026
Usia pertama6bln+
KategoriSayuran
Alergen umumTidak
Risiko tersedakSedang

Kapan bayi bisa makan Paprika?

Paprika bisa diperkenalkan sekitar usia 6 bulan, saat bayi Anda mulai makan MPASI, asalkan dimasak sampai sangat lunak untuk mengurangi risiko tersedak.

Tips penyimpanan

Simpan paprika utuh di laci sayur kulkas hingga 1-2 minggu. Setelah dimasak dan dihaluskan jadi puree, paprika bisa dibekukan di cetakan es batu hingga 2 bulan.

Cara menyajikan Paprika sesuai usia

Untuk usia 6-9 bulan, masak paprika sampai sangat lunak (panggang, kukus, atau rebus) lalu potong menjadi strip besar yang bisa digenggam, kira-kira seukuran 2 jari orang dewasa. Buang biji dan bagian dalamnya, dan sebaiknya kupas kulitnya untuk mengurangi risiko tersedak. Dengan begini bayi Anda bisa memegang dan menggerogoti paprika dengan aman.6 sampai 9 bulan

Untuk usia 6-9 bulan, masak paprika sampai sangat lunak (panggang, kukus, atau rebus) lalu potong menjadi strip besar yang bisa digenggam, kira-kira seukuran 2 jari orang dewasa. Buang biji dan bagian dalamnya, dan sebaiknya kupas kulitnya untuk mengurangi risiko tersedak. Dengan begini bayi Anda bisa memegang dan menggerogoti paprika dengan aman.

  • Panggang paprika untuk memperkuat rasa manisnya dan melembutkan teksturnya.
  • Kukus sampai empuk tapi tidak lembek agar nutrisinya tetap terjaga.
  • Potong menjadi strip panjang dan pipih agar mudah digenggam.
  • Selalu dinginkan paprika matang sampai suhu yang aman sebelum disajikan.
  • Berikan satu strip setiap kali supaya mulutnya tidak terlalu penuh.
Untuk usia 9-12 bulan, Anda bisa menawarkan paprika yang dimasak lebih lembut dalam potongan kecil sekali gigit (sekitar seukuran kacang polong), seiring bayi Anda mulai bisa menjepit dengan jari telunjuk dan ibu jari. Paprika mentah boleh diperkenalkan dalam strip besar dan pipih dengan kulitnya masih ada, tapi pastikan selalu dalam pengawasan. Paprika matang bisa dipotong dadu dan dicampur ke dalam makanan.9 sampai 12 bulan

Untuk usia 9-12 bulan, Anda bisa menawarkan paprika yang dimasak lebih lembut dalam potongan kecil sekali gigit (sekitar seukuran kacang polong), seiring bayi Anda mulai bisa menjepit dengan jari telunjuk dan ibu jari. Paprika mentah boleh diperkenalkan dalam strip besar dan pipih dengan kulitnya masih ada, tapi pastikan selalu dalam pengawasan. Paprika matang bisa dipotong dadu dan dicampur ke dalam makanan.

  • Mulai dari paprika mentah berbentuk strip besar untuk berlatih mengunyah.
  • Potong dadu paprika matang menjadi potongan kecil untuk latihan makan sendiri.
  • Campurkan paprika potong dadu ke telur orak-arik atau oatmeal.
  • Hindari bentuk bulat yang bisa menutup jalan napas.
  • Dorong Si Kecil mengunyah dengan memberi contoh sambil mengunyah makanan Anda sendiri.
Untuk usia 12 bulan ke atas, paprika bisa disajikan dengan berbagai cara: mentah dalam bentuk batang atau irisan, dimasak dalam hidangan, atau diisi. Terus potong sesuai ukuran yang sesuai dengan usianya dan tetap dampingi saat makan. Paprika bisa masuk ke menu keluarga seperti tumisan atau salad.12 bulan +

Untuk usia 12 bulan ke atas, paprika bisa disajikan dengan berbagai cara: mentah dalam bentuk batang atau irisan, dimasak dalam hidangan, atau diisi. Terus potong sesuai ukuran yang sesuai dengan usianya dan tetap dampingi saat makan. Paprika bisa masuk ke menu keluarga seperti tumisan atau salad.

  • Sajikan batang paprika mentah sebagai camilan renyah.
  • Masukkan ke masakan matang seperti saus pasta atau hidangan panggang.
  • Potong bentuk-bentuk lucu supaya makan jadi lebih seru.
  • Padukan dengan saus cocol seperti hummus untuk tambahan gizi.
  • Perhatikan kesukaannya terhadap tekstur tertentu, lalu sesuaikan.

Keamanan & alergen

Risiko tersedak: Sedang

Paprika mentah itu padat dan licin, sehingga berisiko tersedak. Selalu masak paprika sampai sangat lunak, lalu lumatkan atau haluskan jadi puree untuk bayi yang masih kecil. Untuk bayi yang lebih besar, potong paprika matang menjadi potongan kecil yang mudah dipegang, tanpa kulitnya karena sulit dikunyah.

Bukan alergen umum

Paprika bukan alergen utama. Seperti makanan baru lainnya, sajikan secara terpisah dan perhatikan reaksi apa pun.

Vitamin & mineral

Paprika adalah sumber vitamin C yang sangat baik, yang membantu memperkuat sistem imun bayi Anda sekaligus meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan lain.2 Paprika juga menyediakan vitamin A untuk penglihatan dan kulit yang sehat, serta vitamin B yang mendukung metabolisme energi.3

Vitamin
Vitamin AVitamin CVitamin B6Vitamin B9
Mineral
KaliumMagnesiumMangan

Sinergi nutrisi

Padukan paprika dengan makanan kaya zat besi seperti lentil atau bayam untuk meningkatkan penyerapan zat besinya, berkat kandungan vitamin C yang tinggi.2

Pertanyaan umum

Paprika warna apa yang paling baik untuk bayi?

Semua warna (merah, kuning, oranye, hijau) sama bergizinya, tapi paprika merah cenderung lebih manis dan biasanya lebih menarik bagi bayi. Paprika hijau bisa sedikit lebih pahit, jadi sebaiknya coba warna yang lebih manis dulu.

Bagaimana cara mengolah paprika agar tidak berisiko tersedak?

Selalu masak paprika sampai sangat lunak—dikukus, dipanggang, atau direbus semuanya bagus. Buang kulit dan bijinya, lalu lumatkan atau haluskan jadi puree untuk bayi yang masih kecil. Untuk bayi yang lebih besar, potong paprika matang menjadi potongan kecil yang empuk.

Bolehkah saya beri bayi paprika mentah?

Sebaiknya tunggu sampai bayi Anda sudah pandai mengunyah (biasanya setelah 12 bulan), dan pun begitu, tawarkan paprika mentah berbentuk strip tipis dan empuk tanpa kulit. Sebagian besar bayi lebih baik dengan paprika matang, karena lebih mudah dikunyah dan dicerna.

Sumber & referensi

  1. 1USDA FoodData Central, 2024
  2. 2Lynch SR, Cook JD, 1980
  3. 3National Institutes of Health, 2021