Biji Wijen

Biji

Biji Wijen

Biji wijen kecil tapi kaya manfaat, kaya kalsium untuk tulang dan gigi Si Kecil yang sedang tumbuh.1 Di dalamnya juga ada zat besi dan seng, yang penting untuk darah sehat dan sistem imun yang kuat.23 Rasanya yang gurih dan ringan juga cara enak untuk memperkenalkan cita rasa baru pada lidah bayi Anda.

PTim Pemberian Makan PippinDitinjau oleh spesialis pemberian makan · Diperbarui Agustus 2026
Usia pertama6bln+
KategoriBiji
Alergen umumYa
Risiko tersedakRendah

Kapan bayi bisa makan Biji Wijen?

Biji wijen umumnya aman diperkenalkan sejak usia sekitar 6 bulan, saat bayi Anda mulai MPASI. Anda bisa mulai dari sedikit biji yang dihaluskan atau tahini, lalu tambah porsinya secara bertahap begitu Si Kecil semakin nyaman dengan tekstur dan rasanya.

Tips penyimpanan

Simpan biji wijen utuh di tempat yang sejuk, gelap, dan kering, tahan hingga enam bulan. Biji wijen yang sudah dihaluskan dan tahini sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara di kulkas agar tetap segar dan minyaknya tidak tengik.

Cara menyajikan Biji Wijen sesuai usia

Di tahap ini, haluskan biji wijen utuh menjadi bubuk halus menggunakan grinder bumbu atau food processor. Campurkan bubuknya ke puree encer dan lembut seperti ubi jalar, pir, atau saus apel agar teksturnya aman dan bebas gumpalan. Mulai dari sejumput kecil dan tambah porsinya secara bertahap saat Si Kecil mulai terbiasa dengan rasanya.6 sampai 9 bulan

Di tahap ini, haluskan biji wijen utuh menjadi bubuk halus menggunakan grinder bumbu atau food processor. Campurkan bubuknya ke puree encer dan lembut seperti ubi jalar, pir, atau saus apel agar teksturnya aman dan bebas gumpalan. Mulai dari sejumput kecil dan tambah porsinya secara bertahap saat Si Kecil mulai terbiasa dengan rasanya.

  • Selalu haluskan biji menjadi bubuk untuk menghindari risiko tersedak.
  • Campurkan bubuknya ke puree yang lembut dan benar-benar dilumatkan.
  • Mulai dari sejumput kecil (kurang dari 1/4 sendok teh) lalu tambah secara bertahap.
  • Simpan bubuk halusnya di kulkas agar tetap segar.
Anda bisa mulai memberikan tahini, pasta lembut dari biji wijen yang dihaluskan. Aduk satu sendok kecil ke puree yang lebih kental, sereal matang yang lembut seperti oatmeal, atau yogurt full fat. Pasta ini menambah tekstur lembut dan rasa gurih, dan juga bisa dioleskan sangat tipis di atas roti panggang potongan panjang untuk baby-led weaning.9 sampai 12 bulan

Anda bisa mulai memberikan tahini, pasta lembut dari biji wijen yang dihaluskan. Aduk satu sendok kecil ke puree yang lebih kental, sereal matang yang lembut seperti oatmeal, atau yogurt full fat. Pasta ini menambah tekstur lembut dan rasa gurih, dan juga bisa dioleskan sangat tipis di atas roti panggang potongan panjang untuk baby-led weaning.

  • Aduk tahini sampai rata ke dalam makanan yang memang bertekstur kental seperti yogurt atau alpukat lumat.
  • Kalau pakai tahini sebagai olesan, pilih roti yang lembut dan sedikit dipanggang, lalu oleskan sangat tipis.
  • Perkenalkan tahini sendiri dulu untuk memantau kemungkinan Reaksi.
  • Si Kecil mungkin menganggap rasanya kuat di awal, jadi padankan dengan buah atau sayuran yang sudah dia kenal.
Di usia ini, Anda bisa menaburkan biji wijen utuh atau yang sedikit diremukkan ke atas makanan jari yang lembut seperti irisan alpukat, floret brokoli kukus, atau dicampur ke dalam bakso kecil atau patty sayur. Anda juga bisa menawarkan hummus atau cocolan lain yang dibuat dengan tahini agar Si Kecil menikmati rasanya. Pastikan bijinya tersebar rata di dalam makanan, bukan menumpuk dalam jumlah banyak.12 bulan +

Di usia ini, Anda bisa menaburkan biji wijen utuh atau yang sedikit diremukkan ke atas makanan jari yang lembut seperti irisan alpukat, floret brokoli kukus, atau dicampur ke dalam bakso kecil atau patty sayur. Anda juga bisa menawarkan hummus atau cocolan lain yang dibuat dengan tahini agar Si Kecil menikmati rasanya. Pastikan bijinya tersebar rata di dalam makanan, bukan menumpuk dalam jumlah banyak.

  • Remukkan biji dengan ringan untuk mengurangi risiko terhirup.
  • Campurkan biji ke dalam makanan jari lembut berukuran gigitan, jangan diberikan kering dan sendirian.
  • Buat burger sayur atau falafel seru dengan bubuk biji wijen yang dicampur ke dalam adonan.
  • Gunakan dressing berbahan tahini di atas sayuran matang untuk cita rasa yang baru.

Keamanan & alergen

Risiko tersedak: Rendah

Biji wijen sangat kecil dan bisa berbahaya jika tertelan dalam keadaan kering. Selalu haluskan menjadi bubuk atau campurkan sampai rata ke dalam puree, yogurt, atau oatmeal yang lembut agar teksturnya menyerupai pasta. Untuk bayi yang lebih besar, Anda boleh menaburkan biji yang sudah dihaluskan di atas makanan lembut, tapi jangan berikan biji utuh sendirian sampai Si Kecil lebih besar dan sudah mengunyah dengan baik.

Alergen umum

Kenalkan secara terpisah dan amati dengan saksama setiap tanda reaksi.

Vitamin & mineral

Biji wijen sumber kalsium yang sangat baik, sekitar 88mg per sendok makan, yang sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi yang kuat.1 Di dalamnya juga ada zat besi yang membantu mengangkut oksigen dalam darah, serta seng yang mendukung sistem imun yang sehat.23 Dengan memberi berbagai makanan bergizi padat seperti biji wijen, Anda membantu memastikan Si Kecil mendapat zat-zat yang dibutuhkannya di masa pertumbuhan yang cepat ini.

Vitamin
Vitamin EVitamin B1Vitamin B3
Mineral
KalsiumZat BesiSengMagnesiumFosfor

Sinergi nutrisi

Padukan biji wijen dengan makanan kaya vitamin C, misalnya puree mangga atau stroberi, untuk membantu penyerapan zat besi di dalamnya.4 Vitamin C membantu tubuh bayi Anda memanfaatkan zat gizi dalam biji ini sebaik-baiknya.

Resep dengan Biji Wijen

Cocok dengan

Pertanyaan umum

Bagaimana cara pertama memperkenalkan biji wijen ke bayi saya?

Mulailah dengan menghaluskan biji menjadi bubuk halus menggunakan grinder kopi atau food processor yang bersih. Bubuk ini bisa Anda campurkan ke puree favorit Si Kecil, seperti ubi jalar, apel, atau oatmeal, untuk menambah rasa gurih sekaligus zat gizi. Pastikan bubuknya tercampur rata dan tidak ada serpihan kering yang bisa menyebabkan tersedak.

Bolehkah saya pakai tahini (pasta wijen) menggantikan biji utuh?

Pasta biji wijen atau tahini pilihan bagus setelah usia 6 bulan. Anda bisa mengaduk satu sendok kecil ke dalam yogurt, hummus, atau sayuran yang dilumatkan untuk menambah kelembutan dan rasa. Mulailah dari jumlah sangat sedikit dan perhatikan tanda-tanda Reaksi, sama seperti saat memberi makanan baru lainnya.

Bagaimana cara terbaik menyimpan biji wijen yang sudah dihaluskan?

Ya! Anda bisa menyimpan biji wijen halus dalam wadah kedap udara di kulkas hingga 3 bulan, atau di freezer hingga 6 bulan. Cara ini menjaga minyak alaminya tetap segar dan mencegahnya menjadi tengik, yang bisa terjadi kalau dibiarkan terlalu lama di suhu ruang.

Sumber & referensi

  1. 1National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements, 2024
  2. 2National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements, 2024
  3. 3National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements, 2023
  4. 4National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements, 2022