Kentang

Sayuran

Kentang

Kentang adalah makanan pertama yang luar biasa untuk bayi. Rasanya ringan, sedikit manis, dan teksturnya lembut, sehingga kebanyakan Si Kecil pasti suka. Kentang kaya nutrisi penting, termasuk vitamin C yang mendukung sistem kekebalan tubuh bayi Anda sekaligus membantu tubuhnya menyerap zat besi dari makanan lain.1 Ditambah lagi, kandungan kalium alaminya membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan fungsi otot yang sehat.2

PTim Pemberian Makan PippinDitinjau oleh spesialis pemberian makan · Diperbarui Juli 2026
Usia pertama6bln+
KategoriSayuran
Alergen umumTidak
Risiko tersedakRendah

Kapan bayi bisa makan Kentang?

Kentang bisa diperkenalkan sekitar usia 6 bulan, saat bayi Anda mulai makan MPASI, karena mudah dicerna dan jarang menimbulkan alergi. Sayuran pertama yang sangat bagus, dan bisa disajikan bersama puree bahan tunggal lainnya.

Tips penyimpanan

Simpan kentang mentah utuh di tempat yang sejuk, gelap, dan berventilasi baik (bukan di dalam kulkas) hingga 2 minggu. Setelah dimasak, kentang tumbuk bisa disimpan di kulkas selama 3-4 hari atau dibekukan dalam cetakan es batu hingga 2 bulan.

Cara menyajikan Kentang sesuai usia

Untuk pemula, masak kentang sampai sangat lunak (mudah tertusuk garpu), lalu potong menjadi batang atau baji besar yang mudah digenggam, kira-kira seukuran 2 jari orang dewasa. Mengukus atau merebus paling baik untuk menjaga nutrisi dan mendapatkan tekstur yang bisa ditumbuk. Hindari menggoreng atau menambahkan bumbu.6 sampai 9 bulan

Untuk pemula, masak kentang sampai sangat lunak (mudah tertusuk garpu), lalu potong menjadi batang atau baji besar yang mudah digenggam, kira-kira seukuran 2 jari orang dewasa. Mengukus atau merebus paling baik untuk menjaga nutrisi dan mendapatkan tekstur yang bisa ditumbuk. Hindari menggoreng atau menambahkan bumbu.

  • Kupas kentang agar kulitnya yang keras tidak menjadi risiko tersedak.
  • Uji kelembutannya dengan menekan sepotong kentang di antara ibu jari dan telunjuk—seharusnya mudah hancur.
  • Beri potongan besar yang bisa dikepal dan digigit-gigit Si Kecil, bukan potongan kecil-kecil.
  • Biarkan kentang dingin sempurna dulu sebelum disajikan agar tidak panas.
  • Campur kentang tumbuk dengan ASI atau susu formula agar teksturnya lebih halus, bila perlu.
Saat kemampuan mencubit Si Kecil mulai berkembang, Anda bisa menawarkan potongan lebih kecil seukuran gigitan (kira-kira sebesar kacang polong) yang masih lunak. Coba panggang atau oven untuk tekstur yang bervariasi, dan pertimbangkan menyisakan kulitnya bila sudah matang sempurna. Anda juga bisa memasukkan kentang ke dalam masakan campuran seperti semur atau perkedel.9 bulan +

Saat kemampuan mencubit Si Kecil mulai berkembang, Anda bisa menawarkan potongan lebih kecil seukuran gigitan (kira-kira sebesar kacang polong) yang masih lunak. Coba panggang atau oven untuk tekstur yang bervariasi, dan pertimbangkan menyisakan kulitnya bila sudah matang sempurna. Anda juga bisa memasukkan kentang ke dalam masakan campuran seperti semur atau perkedel.

  • Potong kentang menjadi dadu kecil atau irisan tipis untuk mendorong Si Kecil makan sendiri dengan jarinya.
  • Eksperimen dengan cara memasak seperti memanggang atau membakar untuk rasa dan tekstur yang berbeda.
  • Gabungkan kentang dengan sayuran lunak lain atau sumber protein, dalam bentuk tumbuk atau perkedel.
  • Bila kulitnya dibiarkan, gosok sampai bersih dan pastikan dimasak sampai benar-benar empuk.
  • Awasi terus karena potongan yang lebih kecil masih bisa berisiko bila belum cukup lunak.

Keamanan & alergen

Risiko tersedak: Rendah

Risiko tersedak pada kentang tergolong rendah asalkan disajikan dengan cara yang tepat. Untuk bayi yang masih kecil, tumbuk atau haluskan dulu sampai benar-benar lembut. Seiring Si Kecil bertambah usia, Anda bisa menawarkan potongan kentang yang lembut dan matang sempurna, yang mudah hancur saat ditekan di antara jari Anda. Jangan pernah menyajikan kentang mentah atau potongan besar yang keras.

Bukan alergen umum

Kentang bukan alergen utama. Seperti makanan baru lainnya, sajikan secara terpisah dan perhatikan reaksi apa pun.

Vitamin & mineral

Kentang mengandung vitamin C yang meningkatkan pertahanan kekebalan tubuh bayi Anda dan memperbaiki penyerapan zat besi dari makanan nabati.1 Kentang juga sumber vitamin B6 yang baik, yang mendukung perkembangan otak dan membantu tubuh menghasilkan energi dari makanan.3 Kalium pada kentang membantu mengatur keseimbangan cairan dan menjaga fungsi saraf serta otot yang sehat.2

Vitamin
Vitamin CVitamin B6Vitamin B1Vitamin B3
Mineral
KaliumMagnesiumZat BesiFosfor

Sinergi nutrisi

Padukan kentang dengan makanan kaya zat besi seperti lentil atau bayam, karena vitamin C pada kentang membantu bayi Anda menyerap zat besi nabati lebih efektif.1

Resep dengan Kentang

Pertanyaan umum

Apakah saya perlu mengupas kentang untuk bayi saya?

Ya, mengupas disarankan untuk bayi di bawah 12 bulan agar kotorannya hilang dan paparan pestisida berkurang. Kulit kentang juga bisa sulit dicerna oleh perut kecil. Untuk bayi yang lebih besar, kulit yang sudah dicuci bersih bisa dibiarkan agar seratnya bertambah.

Bagaimana kalau bayi saya sembelit setelah makan kentang?

Kentang umumnya mudah dicerna, tapi kalau sembelit terjadi, coba campur dengan makanan kaya serat seperti kacang polong atau prem. Pastikan Si Kecil cukup minum, dan konsultasikan ke dokter anak bila gejalanya tidak membaik.

Apakah saya bisa memakai ubi jalar sebagai pengganti kentang biasa?

Tentu saja! Keduanya sama-sama makanan pertama yang hebat. Ubi jalar rasanya lebih manis dan kandungan vitamin A-nya lebih tinggi, sedangkan kentang biasa memberi lebih banyak kalium dan vitamin C. Banyak orang tua menyajikan keduanya supaya Si Kecil dapat variasi.

Sumber & referensi

  1. 1National Institutes of Health, 2021
  2. 2Harvard T.H. Chan School of Public Health, 2023
  3. 3National Institutes of Health, 2023