Jamur merang

Sayuran

Jamur merang

Jamur merang termasuk jamur yang rasanya ringan dan teksturnya lembut, jadi bisa jadi tambahan yang seru dan bergizi untuk menu Si Kecil. Setelah dimasak, teksturnya empuk dan rasanya halus, sehingga banyak bayi yang menyukainya. Jamur ini kaya vitamin B yang mendukung metabolisme energi dan perkembangan sistem saraf1, dan merupakan sumber zat besi yang penting untuk sel darah yang sehat2.

PTim Pemberian Makan PippinDitinjau oleh spesialis pemberian makan · Diperbarui Juli 2026
Usia pertama6bln+
KategoriSayuran
Alergen umumTidak
Risiko tersedakSedang

Kapan bayi bisa makan Jamur merang?

Anda bisa memperkenalkan jamur merang yang sudah dimasak sekitar usia 6 bulan, saat Si Kecil mulai makan MPASI, asalkan disiapkan dengan aman agar risiko tersedak berkurang.

Tips penyimpanan

Simpan jamur merang segar di dalam kantong kertas di kulkas hingga 5 hari. Jamur yang sudah dimasak bisa disimpan di kulkas selama 3-4 hari atau dibekukan hingga 2 bulan.

Cara menyajikan Jamur merang sesuai usia

Untuk bayi usia 6-9 bulan, masak jamur merang sampai sangat empuk dan lembut. Potong memanjang seukuran jari agar mudah dipegang Si Kecil. Anda bisa mengukus atau menumisnya dengan sedikit minyak zaitun untuk memperkaya rasa sekaligus penyerapan nutrisi.6 sampai 9 bulan

Untuk bayi usia 6-9 bulan, masak jamur merang sampai sangat empuk dan lembut. Potong memanjang seukuran jari agar mudah dipegang Si Kecil. Anda bisa mengukus atau menumisnya dengan sedikit minyak zaitun untuk memperkaya rasa sekaligus penyerapan nutrisi.

  • Kukus selama 8-10 menit sampai benar-benar empuk
  • Potong memanjang sekitar seukuran jari kelingking orang dewasa
  • Sajikan polos atau dengan bumbu ringan berupa herba
  • Selalu cek keempukannya dengan menekan di antara jari Anda
  • Beri 2-3 potongan dalam satu waktu agar Si Kecil tidak merasa kewalahan
Untuk bayi usia 9-12 bulan, Anda bisa menawarkan tekstur yang sedikit lebih padat untuk merangsang keterampilan mengunyah. Potong jamur merang yang sudah dimasak menjadi potongan sekali gigit atau belah empat. Jamur kini bisa dimasukkan ke dalam masakan campuran seperti telur orak-arik, pasta, atau semangkuk nasi.9 sampai 12 bulan

Untuk bayi usia 9-12 bulan, Anda bisa menawarkan tekstur yang sedikit lebih padat untuk merangsang keterampilan mengunyah. Potong jamur merang yang sudah dimasak menjadi potongan sekali gigit atau belah empat. Jamur kini bisa dimasukkan ke dalam masakan campuran seperti telur orak-arik, pasta, atau semangkuk nasi.

  • Tumis sampai lembut tapi masih sedikit bertekstur
  • Potong kecil sekali gigit yang bisa diambil sendiri oleh Si Kecil
  • Campur dengan makanan lembut lain seperti kentang lumat atau quinoa
  • Perkenalkan bumbu ringan seperti bawang putih bubuk atau peterseli
  • Sajikan bersama makanan jari lainnya agar lebih bervariasi
Untuk balita usia 12 bulan ke atas, jamur merang bisa disiapkan lebih mirip menu keluarga. Jamur bisa diiris lalu ditambahkan ke dalam tumisan, sup, atau hidangan casserole. Di tahap ini, Si Kecil sudah mampu menangani tekstur dan rasa yang lebih kompleks.12 bulan +

Untuk balita usia 12 bulan ke atas, jamur merang bisa disiapkan lebih mirip menu keluarga. Jamur bisa diiris lalu ditambahkan ke dalam tumisan, sup, atau hidangan casserole. Di tahap ini, Si Kecil sudah mampu menangani tekstur dan rasa yang lebih kompleks.

  • Iris tipis lalu campurkan ke menu keluarga seperti tumisan atau saus pasta
  • Masukkan ke dalam sup atau semur untuk menambah gizi
  • Coba teknik masak lain, misalnya dipanggang
  • Kombinasikan dengan berbagai sayuran dan sumber protein
  • Terus pastikan potongannya mudah dipegang untuk makan sendiri

Keamanan & alergen

Risiko tersedak: Sedang

Jamur utuh atau berpotongan besar bisa berbahaya bagi bayi karena berisiko tersedak. Selalu masak jamur merang sampai sangat empuk dan potong sesuai kemampuannya. Untuk bayi yang lebih kecil, haluskan atau lumatkan sampai benar-benar lembut. Setelah keterampilan mengunyah Si Kecil berkembang, Anda bisa menawarkan potongan kecil yang lembut.

Bukan alergen umum

Jamur merang bukan alergen utama. Seperti makanan baru lainnya, sajikan secara terpisah dan perhatikan reaksi apa pun.

Vitamin & mineral

Jamur merang mengandung vitamin B yang membantu mengubah makanan menjadi energi dan mendukung perkembangan otak1. Di dalamnya ada zat besi yang berperan penting dalam membawa oksigen dalam darah2, serta tembaga yang membantu penyerapan zat besi dan fungsi kekebalan tubuh3. Kalium pada jamur membantu menjaga keseimbangan cairan dan fungsi saraf yang sehat4.

Vitamin
Vitamin B2Vitamin B3Vitamin B5Vitamin B6Vitamin B9Vitamin D
Mineral
Zat BesiTembagaKaliumFosforSelenium

Sinergi nutrisi

Padukan jamur merang dengan makanan tinggi vitamin C seperti paprika atau tomat agar penyerapan zat besinya lebih maksimal5. Tembaga pada jamur juga membantu tubuh Si Kecil memanfaatkan zat besi lebih efisien3.

Pertanyaan umum

Sebaiknya bagaimana cara memasak jamur merang untuk bayi saya?

Selalu masak jamur merang sampai benar-benar empuk — dikukus, direbus, atau ditumis semuanya cocok. Jamur mentah sulit dicerna bayi dan bisa berisiko tersedak. Jamur yang sudah dimasak sebaiknya empuk sampai bisa dilumatkan hanya dengan garpu.

Bagaimana kalau bayi saya tidak suka tekstur jamur?

Banyak bayi butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan tekstur baru. Coba campurkan jamur yang sudah dihaluskan dengan makanan yang sudah dikenalnya, seperti ubi jalar atau oatmeal. Anda juga bisa mencacah halus jamur yang sudah dimasak lalu mencampurnya ke dalam saus atau sup, di mana teksturnya tidak terlalu terasa.

Apakah jamur merang kaleng aman untuk bayi?

Jamur merang segar atau beku lebih disarankan, tapi kalau memakai yang kaleng, pilih varian rendah garam dan bilas sampai bersih untuk menghilangkan garam berlebih. Jamur kaleng tetap harus dimasak sampai empuk sebelum disajikan kepada Si Kecil.

Sumber & referensi

  1. 1Kennedy D.O., 2016
  2. 2Domellöf M. et al., 2014
  3. 3Prohaska J.R., 2011
  4. 4Stone M.S. et al., 2016
  5. 5Teucher B. et al., 2004