Beras

Biji-bijian

Beras

Beras adalah makanan pertama yang sangat baik untuk bayi karena lembut di perut kecilnya dan rasanya ringan, sehingga disukai kebanyakan si kecil. Kandungan vitamin B-nya membantu tubuh bayi Anda mengubah makanan menjadi energi1, plus mineral penting seperti zat besi untuk sel darah yang sehat2. Teksturnya yang lembut dan mudah ditelan menjadikannya pilihan yang menenangkan saat Anda memulai perjalanan MPASI bersama Si Kecil.

PTim Pemberian Makan PippinDitinjau oleh spesialis pemberian makan · Diperbarui Januari 2026
Usia pertama6bln+
KategoriBiji-bijian
Alergen umumTidak
Risiko tersedakRendah

Kapan bayi bisa makan Beras?

Beras bisa diperkenalkan sekitar 6 bulan, ketika bayi Anda menunjukkan tanda siap menerima MPASI, misalnya bisa duduk dengan penunjangan dan mulai tertarik pada makanan.

Tips penyimpanan

Simpan beras mentah di tempat yang sejuk dan kering hingga 1 tahun. Nasi yang sudah matang sebaiknya disimpan di kulkas dan dihabiskan dalam 3-4 hari, atau dibekukan hingga 2 bulan.

Cara menyajikan Beras sesuai usia

Untuk bayi usia 6-9 bulan, masak beras sampai sangat lembut dan hancur, hampir seperti bubur. Sajikan dalam gumpalan kecil yang sedikit lengket atau dicampur ke dalam puree agar lebih mudah dipegang dan ditelan. Hindari butiran beras yang tercecer karena bisa berisiko tersedak.6 sampai 9 bulan

Untuk bayi usia 6-9 bulan, masak beras sampai sangat lembut dan hancur, hampir seperti bubur. Sajikan dalam gumpalan kecil yang sedikit lengket atau dicampur ke dalam puree agar lebih mudah dipegang dan ditelan. Hindari butiran beras yang tercecer karena bisa berisiko tersedak.

  • Gunakan beras putih agar lebih mudah dicerna
  • Masak dengan air agak banyak agar teksturnya lembut
  • Campur dengan ASI atau susu formula agar tidak kering
  • Bentuk bulatan kecil yang mudah digenggam
  • Selalu dampingi Si Kecil selama makan
Saat keterampilan mengunyah bayi Anda makin berkembang, Anda bisa menawarkan beras yang sedikit lebih padat, tapi pastikan tetap matang dan lembut. Perkenalkan beras merah untuk tambahan serat dan nutrisi, dan sajikan dalam hidangan seperti kue beras atau dicampur dengan sayuran.9 sampai 12 bulan

Saat keterampilan mengunyah bayi Anda makin berkembang, Anda bisa menawarkan beras yang sedikit lebih padat, tapi pastikan tetap matang dan lembut. Perkenalkan beras merah untuk tambahan serat dan nutrisi, dan sajikan dalam hidangan seperti kue beras atau dicampur dengan sayuran.

  • Perkenalkan beras merah secara bertahap
  • Campur beras dengan sayuran matang lembut supaya lebih bervariasi
  • Jadikan beras sebagai dasar makanan jari seperti patty
  • Dorong Si Kecil makan sendiri dengan sendok
  • Awasi setiap perubahan pada pencernaannya
Untuk balita 12 bulan ke atas, beras bisa disajikan dalam bentuk yang lebih bermacam-macam, misalnya dalam tumisan, salad, atau sebagai lauk. Pastikan teksturnya sudah matang dengan aman tapi bijinya boleh lebih terpisah, dan tetap hindari beras yang kurang matang atau terlalu kering.12 bulan +

Untuk balita 12 bulan ke atas, beras bisa disajikan dalam bentuk yang lebih bermacam-macam, misalnya dalam tumisan, salad, atau sebagai lauk. Pastikan teksturnya sudah matang dengan aman tapi bijinya boleh lebih terpisah, dan tetap hindari beras yang kurang matang atau terlalu kering.

  • Eksperimen dengan jenis beras lain seperti basmati atau melati
  • Sajikan beras bersama makanan keluarga untuk memberi contoh makan
  • Ajarkan mengunyah yang benar dengan tekstur yang lebih padat
  • Sajikan beras bersama sumber protein seperti kacang-kacangan atau ayam
  • Jaga variasi makanan agar Si Kecil tidak jadi pilih-pilih makanan

Keamanan & alergen

Risiko tersedak: Rendah

Beras yang sudah dimasak pada dasarnya lembut, sehingga risiko tersedaknya rendah. Untuk keamanan ekstra, pastikan sudah benar-benar matang dan lembek untuk bayi yang lebih muda. Hindari memberi beras yang terlalu kering atau lengket, dan selalu dampingi bayi Anda selama makan.

Bukan alergen umum

Beras bukan alergen utama. Seperti makanan baru lainnya, sajikan secara terpisah dan perhatikan reaksi apa pun.

Vitamin & mineral

Beras menyediakan vitamin B yang membantu tubuh bayi Anda mengubah makanan menjadi energi untuk tumbuh kembangnya1. Zat besi dalam beras mendukung pembentukan sel darah merah yang sehat2, sementara magnesium berperan untuk kesehatan tulang3. Semua nutrisi ini bekerja bersama memberi Si Kecil awal yang bergizi untuk masa MPASI.

Vitamin
Vitamin B1Vitamin B3Vitamin B5Vitamin B6Vitamin B9
Mineral
ManganMagnesiumFosforSeleniumZat Besi

Sinergi nutrisi

Padukan beras dengan makanan kaya vitamin C seperti paprika atau tomat agar bayi Anda menyerap zat besinya lebih baik4. Kombinasi ini membuat kedua nutrisi lebih tersedia bagi tubuh tumbuh bayi Anda.

Resep dengan Beras

Pertanyaan umum

Sebaiknya pilih beras putih atau beras merah untuk bayi saya?

Dua-duanya pilihan yang baik! Beras putih lebih mudah dicerna dan rasanya lebih ringan, yang biasanya lebih disukai bayi. Beras merah punya lebih banyak serat dan nutrisi, tapi bisa lebih sulit dicerna perut kecil. Mulailah dengan beras putih, lalu perkenalkan beras merah secara bertahap setelah 8-9 bulan.

Bagaimana cara membuat beras lebih mudah dimakan bayi saya?

Masak beras dengan air agak banyak sampai benar-benar lembut dan hampir menjadi bubur. Untuk bayi yang lebih muda, Anda bisa memblendernya sampai halus seperti puree. Saat bayi bertambah besar, Anda bisa membuatnya sedikit lebih kental. Menambahkan sedikit ASI, susu formula, atau air bisa membantu mencapai kekentalan yang pas.

Bayi saya sepertinya sembelit setelah makan beras. Apa yang harus saya lakukan?

Beras bisa membuat beberapa bayi sulit buang air besar. Coba tawarkan lebih banyak air atau ASI/susu formula saat makan, dan padukan beras dengan buah yang punya serat alami seperti prun atau pir. Jika sembelitnya terus berlanjut, konsultasikan dengan dokter anak Anda untuk saran yang sesuai dengan kondisi Si Kecil.

Sumber & referensi

  1. 1Kennedy D.O., 2016
  2. 2Abbaspour N. et al., 2014
  3. 3Rude R.K. et al., 2009
  4. 4Lynch S.R., 2000