Daging domba

Protein

Daging domba

Daging domba itu empuk, gurih, dan kaya nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil. Kandungan zat besinya yang tinggi membantu pembentukan sel darah merah yang sehat2, sementara proteinnya yang berkualitas tinggi mendukung pertumbuhan otot dan jaringan3. Rasanya yang lembut menjadikannya pilihan tepat untuk mengenalkan daging pada Si Kecil.

PTim Pemberian Makan PippinDitinjau oleh spesialis pemberian makan · Diperbarui Januari 2026
Usia pertama6bln+
KategoriProtein
Alergen umumTidak
Risiko tersedakSedang

Kapan bayi bisa makan Daging domba?

Daging domba bisa dikenalkan sekitar usia 6 bulan saat Si Kecil mulai MPASI, asalkan disiapkan dengan tekstur yang sesuai usianya. Daging domba adalah pilihan daging pertama yang sangat baik karena teksturnya alami empuk dan mudah dicerna.

Tips penyimpanan

Simpan daging domba mentah di bagian paling dingin kulkas selama 1-2 hari, atau bekukan hingga 3 bulan. Daging domba yang sudah dimasak tahan 3-4 hari di kulkas atau 2-3 bulan di freezer dalam wadah kedap udara.

Cara menyajikan Daging domba sesuai usia

Untuk bayi usia 6-9 bulan, masak daging domba sampai sangat empuk, lalu suwir menjadi potongan kecil yang halus atau lumatkan sedikit. Sajikan dalam bentuk stik lembut seukuran jari orang dewasa agar mudah dipegang, untuk mendorong Si Kecil makan sendiri dan mengurangi risiko tersedak. Pastikan teksturnya lembap dan mudah dikunyah dengan gusi.6 sampai 9 bulan

Untuk bayi usia 6-9 bulan, masak daging domba sampai sangat empuk, lalu suwir menjadi potongan kecil yang halus atau lumatkan sedikit. Sajikan dalam bentuk stik lembut seukuran jari orang dewasa agar mudah dipegang, untuk mendorong Si Kecil makan sendiri dan mengurangi risiko tersedak. Pastikan teksturnya lembap dan mudah dikunyah dengan gusi.

  • Masak perlahan daging domba bersama kaldu sampai mudah hancur.
  • Suwir daging sampai halus, lalu campurkan sedikit ASI atau susu formula agar tetap lembap.
  • Berikan stik kecil seukuran jari yang bisa dipegang dan dijelajahi Si Kecil.
  • Jangan tambahkan garam atau bumbu yang kuat; sajikan polos atau dengan sedikit rempah daun yang lembut.
  • Selalu cek keempukannya dengan menekan sepotong daging di antara jari Anda.
Untuk bayi usia 9-12 bulan, Anda bisa memberikan potongan daging domba yang sedikit lebih besar dan lembut seiring kemampuan mengunyahnya berkembang. Potong daging domba yang sudah matang menjadi dadu kecil seukuran sekali suap, atau bentuk menjadi bola-bola daging yang lembut. Tetap pastikan dagingnya empuk dan lembap agar aman dimakan.9 sampai 12 bulan

Untuk bayi usia 9-12 bulan, Anda bisa memberikan potongan daging domba yang sedikit lebih besar dan lembut seiring kemampuan mengunyahnya berkembang. Potong daging domba yang sudah matang menjadi dadu kecil seukuran sekali suap, atau bentuk menjadi bola-bola daging yang lembut. Tetap pastikan dagingnya empuk dan lembap agar aman dimakan.

  • Potong daging domba seukuran kacang polong untuk melatih gerakan menjimpit.
  • Buat bola-bola daging domba yang lembut dengan mencampur daging domba giling dengan telur atau tepung roti, lalu panggang.
  • Padukan daging domba dengan sayuran matang seperti wortel atau kacang polong agar teksturnya beragam.
  • Kenalkan bumbu yang lembut seperti bawang putih atau rosemary dalam jumlah sedikit.
  • Awasi dengan saksama karena Si Kecil mungkin mencoba menelan potongan yang lebih besar.
Untuk balita usia 12 bulan ke atas, daging domba bisa disajikan dalam bentuk yang lebih beragam, misalnya dalam semur, patty, atau sebagai bagian dari menu makan keluarga. Potong sesuai ukuran yang tepat untuk usianya dan pastikan tetap empuk, tetapi Anda sudah bisa mengenalkan lebih banyak rasa dan tekstur seiring kemampuan makannya berkembang.12 bulan +

Untuk balita usia 12 bulan ke atas, daging domba bisa disajikan dalam bentuk yang lebih beragam, misalnya dalam semur, patty, atau sebagai bagian dari menu makan keluarga. Potong sesuai ukuran yang tepat untuk usianya dan pastikan tetap empuk, tetapi Anda sudah bisa mengenalkan lebih banyak rasa dan tekstur seiring kemampuan makannya berkembang.

  • Masukkan daging domba ke hidangan campuran seperti pai daging bertabur kentang tumbuk atau taco lembut.
  • Potong kecil-kecil sehingga mudah dikunyah sesuai kemampuan balita Anda.
  • Coba berbagai rempah dan bumbu untuk memperluas selera rasanya.
  • Pastikan daging domba dimasak hingga suhu bagian dalamnya mencapai 145°F (63°C) agar aman.
  • Dorong Si Kecil makan sendiri dengan alat makan seiring berkembangnya keterampilan motoriknya.

Keamanan & alergen

Risiko tersedak: Sedang

Daging domba bisa membuat tersedak jika tidak disiapkan dengan benar. Untuk bayi yang masih kecil, selalu sajikan dalam bentuk puree atau dicincang sangat halus. Seiring Si Kecil tumbuh, Anda bisa memberikan suwiran kecil yang lembut atau potongan mungil yang empuk. Hindari potongan yang alot atau berurat, dan selalu dampingi Si Kecil saat makan.

Bukan alergen umum

Daging domba bukan alergen utama. Seperti makanan baru lainnya, sajikan secara terpisah dan perhatikan reaksi apa pun.

Vitamin & mineral

Daging domba memberikan nutrisi yang sangat baik untuk bayi yang sedang tumbuh. Daging ini kaya zat besi, yang sangat penting untuk kesehatan darah dan perkembangan otak2, serta mengandung zinc untuk mendukung daya tahan tubuh4. Fosfor dalam daging domba bekerja sama dengan kalsium untuk membangun tulang yang kuat5, sementara kalium membantu menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot6. Dengan 16,8 g protein per 100 g, daging domba mendukung kebutuhan pertumbuhan Si Kecil yang pesat3.

Vitamin
Vitamin B12Vitamin B3Vitamin B6Vitamin B2
Mineral
Zat BesiSengSeleniumFosforKalium

Sinergi nutrisi

Padukan daging domba dengan makanan kaya vitamin C seperti ubi jalar atau paprika untuk meningkatkan penyerapan zat besi7. Kombinasi ini membantu Si Kecil mendapatkan nutrisi maksimal dari daging yang lezat ini.

Pertanyaan umum

Bagaimana cara memilih daging domba terbaik untuk bayi saya?

Pilih potongan rendah lemak seperti paha atau has, yang secara alami empuk. Pilih daging domba segar yang berwarna merah muda kemerahan dengan serat lemak halus, dan hindari potongan yang baunya menyengat atau lemaknya berlebihan. Pilihan organik atau dari ternak yang diberi pakan rumput bisa jadi pilihan bagus jika tersedia.

Bagaimana kalau bayi saya tidak suka rasa daging domba?

Wajar kok kalau bayi perlu dikenalkan berkali-kali sebelum mau menerima rasa baru. Coba campurkan sedikit puree daging domba dengan makanan yang sudah ia kenal, seperti ubi jalar atau wortel. Anda juga bisa mencoba cara memasak yang berbeda: memasak perlahan dengan api kecil membuat daging domba jadi sangat empuk dan rasanya lebih lembut.

Bolehkah saya memakai daging domba giling untuk MPASI?

Boleh! Daging domba giling sangat cocok untuk MPASI. Masak sampai benar-benar matang hingga tidak ada lagi bagian yang merah muda, lalu haluskan atau cincang halus sesuai usia Si Kecil. Pilih daging domba giling yang rendah lemak dan buang kelebihan lemaknya setelah dimasak agar lebih mudah dicerna.

Sumber & referensi

  1. 1TBCA - Tabela Brasileira de Composição de Alimentos
  2. 2Amissah EA et al., 2020
  3. 3Ong KK, 2017
  4. 4Lönnerdal B, 1997
  5. 5Couce ML et al., 2021
  6. 6Strohm D et al., 2017
  7. 7Lönnerdal B, 1995